
PEBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus rela turun ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026. Hal ini terjadi setelah ia gagal menyelesaikan balapan pada GP Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen, Minggu (28/6).
Veda, yang membela Honda Team Asia, tidak mendapatkan tambahan poin karena masuk dalam daftar pembalap yang gagal finis (DNF). Berdasarkan klasifikasi resmi MotoGP, Veda tercatat hanya mampu menyelesaikan delapan putaran sebelum akhirnya terpaksa menghentikan balapan lebih awal.
Kegagalan ini membuat koleksi poin Veda tertahan di angka 82. Posisinya tergeser satu tingkat oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Danish yang berhasil finis di urutan ketujuh pada balapan di Assen mendapatkan tambahan sembilan poin, sehingga kini mengoleksi total 82 poin—jumlah yang sama dengan Veda, namun unggul dalam klasifikasi posisi keenam.
Hasil di Belanda juga membuat jarak Veda dengan penghuni lima besar klasemen semakin lebar. Saat ini, ia tertinggal 20 poin dari Brian Uriarte dan Marco Morelli yang menempati posisi keempat dan kelima dengan masing-masing 102 poin.
Dominasi Maximo Quiles
Di sisi lain, Maximo Quiles semakin kokoh di puncak klasemen sementara setelah keluar sebagai juara GP Belanda. Pembalap dari CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 33 menit 51,801 detik.
Kemenangan ini memberikan tambahan 25 poin bagi Quiles, sehingga total poinnya kini mencapai 211. Ia unggul jauh sebanyak 90 poin dari Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 121 poin. Sementara itu, David Almansa naik ke posisi ketiga dengan 109 poin setelah berhasil mengamankan podium kedua di Assen.
Pada balapan tersebut, podium dilengkapi oleh Marco Morelli di posisi ketiga. Adapun Rico Salmela, yang sempat bersaing di kelompok lima besar, harus merosot ke posisi ke-11 setelah dijatuhi penalti enam detik.
